Your Trusted 18 Hours Service Provider!

e-media trust

SOLUTION FOR YOUR : SYSTEM CCTV, PAGGING, ALARM, AUDIO

  • stora #first

    volte.torasoit.com
  • Award Minning

    essell.torasoit.com
  • Globb Certificate

    XSO 9001:2015
By - torasoit

GETARAN, BUNYI & GELOMBANG KEDUANYA

Thuns-art_anatomi_telinga

BUNYI, GETARAN DAN GELOMBANG KEDUANYA


Nada,
yaitu bunyi yang frekuensinya beraturan.

Desah,
yaitu bunyi yang frekuensinya tidak teratur.

Bunyi :
Adalah sesuatu yang dihasilkan dari benda yang bergetar.

Benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.

Sumber bunyi yang bergetar akan menggetarkan molekul-molekul udara yang ada disekitarnya.

Gaung atau kerdam,
yaitu bunyi pantul yang sebagian datang bersamaan dengan bunyi asli, sehingga menggangu bunyi asli.

Gema
yaitu, bunyi pantul yang datang setelah bunyi asli, sehingga memperkuat bunyi asli.

1. Getaran

Getraran adalah:
Gerak bolak-balik benda secara teratur melalui titik keseimbangan.Salah satu cirri getaran adalah adanya mplitude ( simpang terbesar suatu getaran ).

Periode dan frekuensi getaran,
Setiap benda yang bergetar selalu memiliki frekuensi dan periode getar. Apakah yang di maksud dengan frekuensi getaran? Dan apakah yang di maksud dengan periode getaran? Bagaimana hubungan antara frekuensi dan periode getaran?
Periode adalah waktu yang di perlukan benda untuk melakukan satu kali getaran.Periode dinyatakan dalam satuan sekon.
Periode dapat di nyatakan dalam rumus matematika sebagai berikut.

Periode getaran (T)= waktu getar / Jumlah getaran (n).
Frekuensi (f) = Jumlah getaran / Waktu getaran (t)

F= 1/T
T =1/f

Macam-macam gelombang :

Menurut zat perantaranya
1. Gelombang mekanik :gelombang yang perambatanya memerlukan medium,
contoh :gelombang air dan gelombang bunyi.

2. Gelombang elektrik : gelombang yang dalam perambatanya tidak memerlukan medium.
contoh gelombang radio dan gelombang cahaya

Menurut arah rambat dan arah getarannya :

1. Gelombang transversal
adalah gelombang yang arah rambatanya tegak lurus terhadap arah getaranya. Gelombang transversal berbentuk bukit gelombang dan lembah gelombang yang merambat. Contoh gelombang pada tali, permukaan air dan gelombang cahaya.
Gambar gelombang transversal :

Panjang gelombang pada gelombang transversal
Panjang gelombang adalah panjang suatu gelombang yang terdiri dari satu bukit dan satu lembah gelombang.panjang gelombang di lambangkan dengan lamda ( )dan satuanya adalah meter

2. Gelombang longitudinal
Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarnya sejajar dengan arah rambatnya. Gelombang longitudinal berbentuk rapatan dan renggangan. Contohnya gelombang bunyi.

Gambar gelombang longitudinal :
-Panjang gelombang longitudinal
-Panjang gelombang longitudinal adalah panjang satu gelombang yang terdiri dari satu rapatan dan satu renggangan.

Periode gelombang (T)
Yaitu waktu yang di prlukan untuk menempuh satu gelombang, dan satuanya adalah sekon (s)

Frekuensi gelombang((f)
Yaitu jumlah gelombang yang terbentuk dalam satu detik,satuanya adalah Hz (hertz)

Cepatrambat gelombang (v)
Yaitu jarak yang di tempuh gelombang dalam waktu satu detik ,satuanya adalah meter/detik (m/s)

Hubungan antara pajang gelombang,periode,frekuensi, dan cepat rambat gelomabang.
Rumus dasar gelombang adalah: ? = vT atau v = ?/T Dan f = 1/T maka v = ? f

v = cepat rambat gelombang (m/s)
? = panjang gelombang (m)
T = periode (s)
f = frekuensi (Hz)

Menurut amplitudo dan fasenya :
1. gelombang berjalan :
Adalah gelombang yang amplitudo dan fasenya sama di setiap titik yang dilalui gelombng.

2. gelombang diam (stasioner) :
adalah gelombang yang amplitudo dan fasenya berubah (tidak sama) di setiap titik yang dilalui gelombang.

Menurut medium perantaranya :

1. Gelombang mekanik :
adalah gelombang yang didalam perambatannya memerlukan medium perantara. Hampir semua gelombang merupakan gelombang mekanik.

2. Gelombang elektromagnetik :
adalah gelombang yang didalam perambatannya tidak memerlukan medium perantara. Contoh : sinar gamma (?), sinar X, sinar ultra violet, cahaya tampak, infra merah, gelombang radar, gelombang TV, gelombang radio.

3. Bunyi :
Bunyi adalah sesuatu yang dihasilkan dari benda yang bergetar.
Benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.
Sumber bunyi yang bergetar akan menggetarkan molekul-molekul udara yang ada disekitarnya.

Syarat terjadinya bunyi adalah adanya benda yang bergetar, perambatan bunyi memerlukan medium.
Kita dapat mendengar bunyi jika ada medium yang dapat merambatkan bunyi

Syarat bunyi
1. ada benda yang bergetar (sumber bunyi)
2. ada medium yang merambatkan bunyi, dan
3. ada penerima yang berada di dalam jangkauan sumber bunyi

Bunyi memiliki cepat rambat yang terbatas. Bunyi memerlukan waktu untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Cepat rambat bunyi sebenarnya tidak terlampau besar. Cepat rambat bunyi jauh lebih kecil dibandingkan denga cepat rambat cahaya. Bahkan sekarang orang telah mampu membuat pesawat yang dapat terbang beberapa kali daripada cepat rambat bunyi. Cepat rambat bunyi sering dirumuskan sebagai berikut:

v = s / t
v = cepat rambat bunyi (m/s),
s = jarak sumber ke pengamat (m),
t = selang waktu (s)

Sifat bunyi
Merupakan gelombang longitudinal
Tidak bisa merambat pada ruang hampa
Kecepatan rambatnya dipengaruhi oleh kerapatan medium perambatannya (padat, cair, gas). Paling cepat pada medium yang kerapatannya tinggi.
Dapat mengalami resonansi dan pemantulan.

Bunyi dapat mengalami resonansi.

Apa itu resonansi?

Pengertian resonansi :
Yaitu, peristiwa ikut bergetarnya suatu benda akibat getaran benda lain, karena frekuensinya sama. Bunyi dapat mengalami pemantulan, proses pemantulan bunyi dimanfaatkan pada:
Penentuan cepat rambat bunyi.

Pendeteksian cacat dan retak pada pipa logam
Survei geofisika.

Pengukuran ketebalan pelat logam
Pengukuran kedalaman tempat.

Jenis bunyi2-an ;
Bunyi infrasonik: yaitu bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz, dan dapat didengar oleh anjing, jangkrik, angsa, dan kuda.

Bunyi audiosonik, yaitu bunyi yang frekuensinya berada antra 20 Hz-20.000 Hz dan dapat didengar manusia.

Bunyi untrasonik, yaitu bunyi yang frekuensinya lebih dari 20.000 Hz, dapat didengar oleh kelelawar dan lumba-lumba.