Your Trusted 18 Hours Service Provider!

e-media trust

SOLUTION FOR YOUR : SYSTEM CCTV, PAGGING, ALARM, AUDIO

  • stora #first

    volte.torasoit.com
  • Award Minning

    essell.torasoit.com
  • Globb Certificate

    XSO 9001:2015
By - torasoit

alat komunikasi perawat pasien

“Peralatan Komunikasi Antara Pasien dan Perawat”

Kehadiran kemudahan peralatan seperti pada Rumah Sakit, Puskesmas, Panti Jompo, dan tempat fasilitas yang memungkinan sesuai rekomondasi pada kebutuhan alat ini semakin terlengkapi.

Salah satunya yang akan kita bahas disini adalah alat kemudahan “Komunikasi Antara Pesien dan Perawat / Penjaga” yang juga di sebut dengan istilah Nurse Call system

Dengan melihat peluang ini tim kami melihat permintaan dari tahun ke tahun cenderung meningkat dan stabil, alat adalah media komunikasi ini yang ramah dan mudah di gunakan, menjadi tantangan tersendiri bagi tim kami sebagai penyedia instalator yang cukup pengalaman.

Adapun alat komunikasi ini terbagi dalam dua jenis :

  1. Nurse Call dengan Kabel System
  2. Nurse Call dengan Wireless

Jenis Media ini ditentukan oleh banyaknya titik pemasangan dan juga ditentukan model permintaan

Misalkan :

  • Push Button Room (Kamar Pasien)
  • Push Button Bathroom (Toilet Pasien)
  • Bell (Menekan tombol Alarm)
  • Lampu indikator (Alarm Pintu Ruang)
  • Display Station (Monitor Perawat)
  • Panel Station (Panel Kontrol Maintenance)

Jumlah dari permintaan di atas akan menentukan nilai rupiah permintaan di tambah jasa instalator dan garansi peralatan.

Tidak berhenti disitu pemasangan dari pihak instalasi juga akan semakin mengacu pada estetika pemasangan yang rapi dan aman.

Sedangkan pada membangun Nurse Call pada type wireless adalah sedikit lebih mahal yang menentukan alat yang terpasang bisa diubah / portable, tidak saja menetap pada satu titik, jika sewaktu-waktu ruang akan di modifikasi wireless system sangat ramah di gunakan pada estetika ruang dan perwatannya.

Dari spesifikasi barang yang di tawarkan disini cenderung lebih pasti, lebih ekslusif dan terbilang alat masa depan.

Lalu apa kelebihan dan kekurangan kedua media ?

Kekurangan Nurse Call wireless adalah tetap mengontrol baterai tiap alat untullj mengindari kegagalan penyampaian signal, upaya ini harus di kontrol 1 kali tiap bulannya.

Kekurangan lainnya ketimbang menggunakan sistem kebel adalah wireless sedikit lebih mahal.

Kelebihan wireless system pada alat ini adalah alat boleh berpindah tempat dengan mudah tanpa menarik mengubah instalasi kabel

Kelebihan lainnya menggunakan wireless sistem lebih terlihat bagus, elegan, generasi alat termuda dan terbaru, instalasi tidak memakan waktu dan tidak menggangu pasien yang sedang menjalani perawatan.

Cost pada kabel sering tidak terduga atau kurang transparansi, sedangkan menggunakan wireless sistem kinerja dan isatalasi lebih mudah di sesuaikan pada data pemasangan yang lebih dari menggunakan kabel.

Terhitung tiap jasa pada instalasi lokal dalam indonesia, permintaan terbilang masih kuat dan tinggi mulai dari permintaan pemasangan, service, kontrol perawatan alat, hingga penggantian alat ke lebih terbarukan.

nurse wireless call
wireless nurse call

Baca juga : nurse call system lainnya

torasoit official :

  • soit@torasoit.com (admin)
  • chat / w.a 081291189575
By - torasoit

Mipro speaker portable

Mipro speaker portable,

WIRELESS PA SYSTEM

Design yang kuat dengan karekteristik dari Mipro yang simple tapi elegant sangat cukup baik dalam persentase, meeting, rapat kantor, gathering, dll

Produk ini terbilang sangat berkarakter kuat dalam kwalitas dan dalam pasaran internasional maupun nasional

tampilan dengan standing – speakers

Spesifikasi produk ini seperti berikut :

Portable PA
Max. Power Output 100 Watts
Amplifier Class AB
Sensitivity Typical: 98 dB | Maximum: 111 dB
T.H.D. < 1%
Frequency Response 50 Hz ~ 18 kHz
Speaker 8 ” full-range
Audio Inputs Wired: XLR × 1, Ø 6.3 mm (1/4 “) × 1
Wireless: Up to 2 wireless microphones
Audio: CDM-2
Line-In: Unbalanced Ø 6.3 mm (1/4 “) jack
Audio Output Unbalanced Line Ø 6.3 mm (1/4 “) jack
Extension Speaker Ø 6.3 mm (1/4 “) Phone jack
Volume Master and other individual controls
Controls Tone control
Storage 2 handheld or bodypack transmitters
Installation Speaker stand, flat surface or retractable handle & wheels
Power Supply AC: Built-in 100 ~ 240 V AC switching power supply (Max. Power Consumption: 120 W)
DC & Battery: 24 ~ 32 V DC,12 V / 4.5 AH rechargeable gel cell battery (MB-70 × 2) or optional MB-80 × 2
Charge Time 8 hours (automatic charging management)
Standby Time > 8 hours
Battery Indicator Single LED indicator
Color Black
Dimensions (W × H × D) 310 × 445 × 240 mm / 12.2 × 17.5 × 9.4 ”
Weight Approx. 14.8 kg / 32.5 lbs, batteries included
Wireless System (optional)
Receiver MRM-70B︱MRM-70W︱MRM-80︱MRM-24 Scan & ACT sync
Max. Receiver Up to 2
Frequency Range
MRM-70B︱MRM-70W︱MRM-80: UHF 480 ~ 934 MHz (country dependent)
MRM-24: 2.4 GHz

Channels & Bandwidth
Preset Channels & Bandwidth See Accessories – Receiver Modules
Transmitters See Accessories – Receiver Modules
Microphones MM-107︱MM-39︱MM-59 Wired Dynamic Microphone
Installation Plug-in Module
Antenna Built-in
Audio Player (optional)
Model CDM-2
Installation Plug-in Module
Note Refer to actual product in the event of product description discrepancy.

Harga : Rp. 16.850.000 / unit (Mei,2018)


MIPRO

SEKILAS TENTANG MIPRO

Didirikan pada tahun 1995, MIPRO telah menjadi pemimpin dunia dalam sistem PA nirkabel, baterai dioperasikan, portabel selama lebih dari 20 tahun. Semangat kami untuk inovasi dan keunggulan telah memberi kami banyak pengalaman pertama di industri dan memperoleh banyak penghargaan bergengsi selama bertahun-tahun.

Penghargaan Red Dot Jerman baru-baru ini untuk Desain Produk baru-baru ini diberikan kepada MIPRO untuk sistem MA708 yang populer. MA708 telah lama menjadi patokan di mana semua sistem PA portabel lainnya diukur. Teknologi ramah pengguna yang sama digunakan di MA708 dapat ditemukan di seluruh MIPRO lebih dari setengah lusin opsi PA portabel. Sistem yang tahan lama dan tahan lama ini mudah digunakan dan sepenuhnya dapat disesuaikan, menjadikannya solusi yang terjangkau dan terjangkau untuk aplikasi alamat publik dari berbagai ukuran dan ruang lingkup.

Sistem PA nirkabel portabel MIPRO benar-benar memberikan mantra kesederhanaan, fleksibilitas, dan mudah dibawa. Itu sebabnya produk ini dipercaya dan digunakan dengan bangga oleh sekolah, tim atletik, rumah ibadah, perusahaan, artis jalanan, pemandu wisata, personel keselamatan publik, instruktur kebugaran, dan lebih banyak lagi di lebih dari 80 negara. Saat hanya yang terbaik yang akan melakukannya, percayalah pada MIPRO.


Produk Lainnya dari MIPRO : WIRELESS MICROPHONE SYSTEM 

By - torasoit

MultiMedia

E-Media, 


"Experts and special"

Multy-Media Constructor

 


Kamu yang kepingin nyari partner yang bisa dipercaya tanpa banyak embel-embel, 
aman, dengan eksekutor yang cepat handal menangani kebutuhan Anda. 
Jangan ragu bekerjasama dengan kami "turut membangun bangsa yang jaya mandiri"


thun,

By - torasoit

Perbedaan Peredam Penyerap Suara

Bingung Membedakan Kedap suara Ruang ?

Disini saya ulas dengan hasil riset pemikiran Soitd Tora yang terjadi sesuai instalator baik pemasangan bahan, jenis bahan,
dari segi tepat guna, fungsi, berarti murahpun tetap solusi, menentukan mahal juga di nilai dari :
1.Finishing
2.Design
3.Uraian bahan,

Inti pembahasan ini adalah ;
“BAHAN PEREDAM DAN PENYERAP SUARA MENJADI DUA HAL YANG BERBEDA”.
“Peredam Suara, Matrial penyerap suara dan tidak menimbulkan kebocoran suara dari penerapan panel ke ruang luar.
Penyerap Suara, bertujuan mengurangi pantulan / diagonal suara dari berbagai bidang ruangan”.
oleh; Soitd Tora


Akustik Suara Ruang :
1. Bahan Peredam  (Sound), Pola design penerapan
2. Bahan Penyerap (Sound), Pola design penerapan

Perbedaan : Peyerap dan Peredam Suara baik dari matrial, fungsi dan tujuan penerapan yang berbeda.

Kita mulai dari, PEREDAM SUARA
Peredam Suara, Matrial penyerap suara dan tidak menimbulkan kebocoran suara dari penerapan panel ke ruang luar.
Penyerap Suara, bertujuan mengurangi pantulan diagonal suara dari berbagai bidang ruangan.

Mari kita tinjau lebih dalam; Peredam Suara / matrial insulasi suara ini bertujuan untuk mencegah atau mengurangi kebocoran suara dari satu ruangan ke ruangan lainnya lebih lengkapnya suara akan terperangkap hanya pada ruangan itu saja, dan
definisi teknisnya penerapan bahan matrial yang dapat menginsulasi perpindahan suara.

Contoh matrial peredam insulasi suara ;
MPP, Acourete Mat Resin 2A, Acoutere Paint EZ1, dan sebagainya.

Pada tehnik “PEREDAM” Garis besar pemasangannya menjadi 2 (dua) bagian secara umum :

  1. Dipasang di antara Spasi [A1 – R – A2] (Pola Peredam, Bukan Pola Penyerap)
  2. Dipasang di luar [A1 – R] tanpa finishing seperti bahan gybsum, dll (Pola Peredam, Pola Penyerap)

Keterangan:

Pola susunan gambar :

[A1 -R – A2]
Pola Peredam;
DINGDING – KERANGKA + MATRIAL RUBBER 1 – MATRIAL RUBBER 2 – FINISHING GIBSUM (SEJENIS)

[A1 -R ]
Pola Peredam 2, Dan Pola Penyerap;
DINGDING – KERANGKA + MATRIAL RUBBER 1 – MATRIAL RUBBER FINISHING.



A. Karakteristik pada Matrial peredam insulasi suara ini adalah:

Berpori Super Padat :
Semakin rapat pori material, semakin baik nilai redamannya.

Viskoelastis: Semakin baik dalam menahan redaman, semakin baik nilai redamannya.

Cenderung lebih Berat dari matrial penyerap :
Maka semakin berat materialnya, tentu akan semakin baik nilai redamannya.

DASAR ACUAN PANEL MATRIAL PADA PEREDAM,
Kemampuan sebuah material peredam suara untuk menginsulasi suara ditentukan dengan nilai STC (Sound Transmission Class) Transmission Class atau Loss.

ST-Class merupakan nilai tunggal yang dinyatakan dalam besaran dB (decibel).

ST-Loss adalah nilai pengurangan suara dalam dB (decibel) dari frekuensi rendah ke frekuensi tinggi.

B.  PENYERAP SUARA

Karakteristik dari bahan
Penyerap Suara :

ACUAN DASAR PADA MEDIA BAHAN PENYERAP
Kemampuan sebuah material penyerap suara baik dalam suara diagonal benturan maupun suara Verikal, dan Horison. Secara spesifiknya “penyerap” suara untuk menyerap suara makan ditentukan dengan nilai (NRC) Noise Reduction Class atau Sound Absorbing Coefficient. NRC adalah nilai koefisien.

Sound Absorbing Coefficient adalah nilai pengurangan suara dalam dB (decibel) dari frekuensi rendah ke frekuensi tinggi.



Media  Pendukung Penerapan lainnya ;

3 Panel Utama pendukung untuk mengatur karakteristik pemantulan ini yakni :

1. Reflector
Bagian ini pada umumnya digunakan apabila ruang memerlukan “pemantulan” (:dalam nilai ditentukan), gelombang suara pada arah tertentu.
Material yang bersifat reflektor untuk ruang auditorium dapat dipasang dibagian langit-langit sehingga suara dari sumber yang menuju ke langit-langit dapat memantul kembali kebawah menuju ke audiens berada. Dengan menggunakan reflektor pada atap akan menyebabkan penyebaran suara menjadi lebih merata dan mencegah suara terpusat hanya pada beberapa bagian saja.

2. Absorber
Bagian ini digunakan apabila ada keinginan untuk mengurangi energi suara “penyerapan”
di dalam ruangan, atau dengan kata lain apabila tidak diinginkan adanya energi suara yang dikembalikan ke ruang secara berlebihan. Efek penggunaan elemen ini adalah berkurangnya Waktu Dengung ruang (reverberation time).

3. Diffusor
Bagian ini diperlukan apabila tidak diinginkan adanya pemantulan spekular,
atau bila diinginkan energi yang datang ke permukaan dan disebarkan secara merata, bahkan secara acak, dengan pola tertentu sesuai jenis diffusor, dalam level masing-masing arah yang lebih kecil dari pantulan spekularnya.

**kontent pengembangan relasi  : https://id.wikipedia.org/wiki/Akustik_ruang


Akustik merupakan keselamatan kebisingan

Tingkat kebisingan pada tempat ibadah maksimal 52-55 db

Pengertian Kebisingan
Masalah kebisingan tidak hanya merupakan masalah di tempat kerja saja, teapi juga di sekitar kita seperti suara pesawat terbang, suara senapan, dll.
Pengertian kebisingan adalah bunyi atau suara yang timbul yang tidak dikehendaki yang sifatnya mengganngu dan menurunkan daya dengar seseorang (WHS, 1993).

Batas frekuensi (Hz) bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia kira-kira dari 20 Hz sampai 20.000 Hz

Apa saja Jenis Bising (kebisingan) :
1. Bising kontinu (terus menerus) seperti suara mesin, kipas angin, dll.

2. Bising intermitten (terputus putus) yang terjadi tidak terus menerus seperti suara lalu lintas, suara pesawat terbang

3, Bising Impulsif yang memiliki perubahan tekanan suara melebihi 40 dB dalam waktu yang cepat sehingga mengejutkan pendengarnya seperti suara senapan, mercon, dll

4. Bising impulsif berulang yang terjadi secara berulang-ulang pada periode yang sama seperti suara mesin tempa.

Pengaruh Kebisingan terhadap tenaga kerja adalah sebagai berikut :
                                                                            sumber relasi : Kepmen LH 48 Tahun 1996.pdf

1. Gangguan fisiologis
Gangguan dapat berupa peningkatan tekanan darah, nadi dan dapat menyebabkan pucat dan gangguan sensoris

2. Gangguan psikologis
Gannguan psikologis berupa rasa tidak nyaman, kurang konsentrasi, emosi dll.

3. Gangguan komunikasi
Gangguan komunikasi dapat menyebabkan terganggunya pekerjaan, bahkan bisa berakibat kepada kecelakaan karena tidak dapat mendengar isyarat ataupun tanda bahaya.

4. Gangguan pada pendengaran (Ketulian)
Merupakan gangguan yang paling serius karena pengaruhnya dapat menyebabkan berkurangnya fungsi pendengaran. Gannguan pendengaran ini bersifat progresif tapi apabila tidak dilakendalikan dapat menyebabkan ketulian permanen.

Batasan tingkat kebisingan yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran
Batasan tingkat kebisingan dibagi menjadi 2, yaitu untuk lingkungan dengan waktu pajanan 24 jam yang kita kenal dengan Baku Mutu Lingkungan dan untuk tempat kerja dengan waktu pajanan 8 jam kerja atau Nilai Ambang Batas (NAB).
Tabel baku mutu lingkungan sesuai Kepmen LH No. 48 tahun 1996.



Program Konservasi Pendengaran meliputi :
1. Pemantauan Kebisingan
2. Audiometri Test
3. Pengendalian Kebisingan
4. Alat Pelindung Diri
5. Training Motivasi
6. Pemeliharaan Catatan / record



Alat Pengukur Bising (Kebisingan) ;
Sound Meter,
Audio Level Meter,



Alat pelindung kebisingan ;
(alat sumbat telinga kedalam dan alat penutup tanpa penyumbat ke dalam telinga )
Ear Plug
Ear Muff



T-Soitd Archive

By - torasoit

Pro Akustik Ruang

Pro Akustitasi Ruang

PANEL AKUSTIK RUANG

  • Pemahaman
  • Jenis dan Kriteria
  • Pengukuran & Hasil
  • Rekayasa Penerapan
  • Perbandingan
  • Penerapan Akhir

POSTED IN AKUSTIKA RUANGAN

Micro Perforated Panel

Micro Perforated Panel (MPP) adalah sebuah elemen penyerap energi suara jenis baru. Fungsi utamanya adalah menyerap energi suara yang datang ke permukaannya. Elemen akustik ini merupakan alternatif elemen penyerap suara yang terbuat dari material berpori. MPP berbentuk lembaran tipis yang memiliki lubang-lubang kecil di permukaannya. Ketebalan plat tipis ini pada umumnya dalam range 0.5 – 2 mm, dengan luasan total lubang pada umumnya berkisar 0.5 – 2 % dari luas total plat, tergantung dari aplikasinya.
Dimensi lubang pada MPP tidak lebih dari 1 mm, dengan ukuran umum di range 0.05 – 0.5 mm, yang dibuat dengan proses microperforasi.

Fungsi utama suatu elemen penyerap (absorber) adalah untuk mengubah energi suara atau energi akustik menjadi energi kalor. Pada elemen penyerap tradisional, gelombang suara yang datang pada permukaan elemen dan berpenetrasi ke dalam pori sedemikian hingga menyebabkan osilasi pada partikel udara yang berada dalam pori. Osilasi partikel udara ini akan bergesekan dengan dinding-dinding pori sehingga energi akustik yang dikandungnya akan berkurang dan berubah menjadi kalor. Pada kasus MPP, penetrasi osilasi molekul udara ke dalam lubang-lubang plat akan mengakibatkan gesekan antara partikel atau molekul udara dengan permukaan MPP. Gesekan ini akan mengakibatkan berkurangnya energi akustik yang datang ke permukaan MPP tersebut.

Konsep MPP, yang merupakan pengembangan dari konsep perforated panel dan Helmholtz Resonator, pertama kali muncul pada tahun 1975, diperkenalkan oleh Prof Daa- You Maa. Pada saat ini MPP lebih disukai oleh para akustikawan karena secara estetik memiliki tampak visual yang lebih indah dibandingkan elemen penyerap suara berpori seperti glasswool, rockwool, foam dsb. MPP juga relatif tidak mengakibatkan gangguan kesehatan pernafasan (sebagaimana diakibatkan oleh glasswool yang berbahan serat kaca), lebih tahan api, dan berumur lebih panjang, serta lebih tahan pada lingkungan yang ekstrim (misalnya pada ruang mesin, generator, dsb). Kinerja akustik MPP dapat divariasikan dengan mengubah geometri dan bahan plat nya.

Suara apakah yang di dengarkan oleh audiens dalam sebuah ruangan?
Berikut adalah suara yang didengar oleh audiens dalam sebuah ruang:

1. Dialog
2. Musik
3. Campuran antara musik dan dialog
4. Campuran antara Musik, dialog dan noise

Berdasarkan list suara yang di dengar oleh audiens diatas – arsitek dan akustisi membagi fungsi ruang sebagai berikut:

1. Ruang konferensi: dialog
2. Cinema: dialog, noise dan musik
3. Theater: dialog dan musik
4. Ruang konser musik pop/rock/jazz: musik dengan pengeras suara
5. Ruang konser orkestra: musik akustik tanpa pengeras suara
6. Ruang ibadah: dialog dan musik
7. Rumah makan: dialog dan background musik
8. Night Club: musik dengan SPL yang relatif tinggi

Dan berdasarkan list ruangan tersebut diatas, para akustisi dunia sepakat untuk membuat RT minimum dan maksimal untuk masing – masing ruangan yang disebutkan diatas sebagai berikut:

1. Ruang konferensi: 0.6 – 1.3 (detik)
2. Cinema: 0.6 – 1.2 (detik)
3. Theater: 1 – 1,8 (detik)
4. Ruang konser musik pop: 1.4 – 2 (detik)
5. Ruang konser orkestra: 1.6 – 3 (detik)
6. Ruang ibadah: 1.8 – 3.2 (detik)
7. Rumah makan: maksimal 1.8 (detik)
8. Night Club: 0.6 – 1.6 (detik)

Dengan mengikuti list RT60 untuk masing – masing fungsi ruang dan di kombinasikan dengan perencanaan panel akustik yang benar serta desain interior yang baik maka pemilik ruangan dapat memaksimalkan pengalaman audiens dalam ruangan tersebut.


KRITERIA AKUSTITASI
(POLA AKUSTIK)

Kriteria akustik tersebut secara ringkas adalah sebagai berikut:

1. Liveness : kriteria ini berkaitan dengan persepsi subjektif pengguna ruangan terhadap waktu dengung (reverberation time) yang dimiliki oleh ruangan. Ruangan yang live, biasanya berkaitan dengan waktu dengung yang panjang, dan ruangan yang death berkaitan dengan waktu dengung yang pendek. Panjang pendeknya waktu dengung yang diperlukan untuk sebuah ruangan, tentu saja akan bergantung pada fungsi ruangan tersebut. Ruang untuk konser symphony misalnya, memerlukan waktu dengung 1.7 – 2.2 detik, sedangkan untuk ruang percakapan antara 0.7 – 1 detik.

2. Intimacy : Kriteria ini menunjukkan persepsi seberapa intim kita mendengar suara yang dibunyikan dalam ruangan tersebut. Secara objektif, kriteria ini berkaitan dengan waktu tunda (beda waktu) datangnya suara langsung dengan suara pantulan awal yang datang ke suatu posisi pendengar dalam ruangan. Makin pendek waktu tunda ini, makin intim medan suara didengar oleh pendengar. Beberapa penelitian menunjukkan harga waktu tunda yang disarankan adalah antara 15 – 35 ms.

3. Fullness vs Clarity: Kriteria ini menunjukkan jumlah refleksi suara (energi pantulan) dibandingkan dengan energi suara langsung yang dikandung dalam energi suara yang didengar oleh pendengar yang berada dalam ruangan tersebut. Kedua kriteria berkaitan satu sama lain. Bila perbandingan energi pantulan terhadap energi suara langsung besar, maka medan suara akan terdengar penuh (full). Akan tetapi, bila melewati rasio tertentu, maka kejernihan informasi yang dibawa suara tersebut akan terganggu. Dalam kasus ruangan digunakan untuk kegiatan bermusik, kriteria C80 menunjukkan hal ini. (D50 untuk speech).

4. Warmth vs Brilliance:  Kedua kriteria ini ditunjukkan oleh  spektrum waktu dengung ruangan. Apabila waktu dengung ruangan pada frekuensi-frekuensi rendah lebih besar daripada frekuensi mid-high, maka ruangan akan lebih terasa hangat (warmth). Waktu dengung yang lebih tinggi di daerah frekuensi rendah biasanya lebih disarankan untuk ruangan yang digunakan untuk kegiatan bermusik. Untuk ruangan yang digunakan untuk aktifitas speech, lebih disarankan waktu dengung yang flat untuk frekuensi rendah-mid-tinggi.

5. Texture: kriteria ini menunjukkan seberapa banyak pantulan yang diterima oleh pendengar dalam waktu-waktu awal (< 60 ms) menerima sinyal suara. Bila ada paling tidak 5 pantulan terkandung dalam impulse response di awal 60 ms, maka ruangan tersebut dikategorikan memiliki texture yang baik.

6. Blend dan Ensemble: Kriteria Blendmenunjukkan bagaimana kondisi mendengar yang dirasakan di area pendengar. Bila seluruh sumber suara yang dibunyikan di ruangan tersebut tercampur dengan baik  (dan dapat dinikmati tentunya), maka kondisi mendengar di ruangan tersebut dikatakan baik. Hal ini berkaitan dengan kriteria bagaimana suara di area panggung diramu (ensemble). Contoh, apabila ruangan digunakan untuk konser musik symphony, maka pemain di panggung harus bisa mendengar  (ensemble) dan pendengar di area pendengar juga harus bisa mendengar (blend) keseluruhan (instruments) symphony yang dimainkan.

 

Bahan Kedap Suara vs Bahan Penyerap Suara

Salah satu keywords yang sering digunakan oleh internet user dan membawa mereka mampir ke Blog saya adalah Bahan Penyerap Suara dan Bahan Kedap Suara.  Dalam bahasa sehari hari tampaknya kedua istilah tersebut mewakili istilah yang sama, yaitu material yang digunakan untuk membuat ruangan menjadi sunyi. Sedangkan dalam istilah akustik, kedua istilah menunjukkan fungsi yang berbeda.

Bahan kedap suara atau Sound Proofing Material secara fungsional digunakan untuk menghalangi energi suara keluar ruangan atau masuk ke ruangan. Bahan ini diperlukan untuk ruangan-ruangan yang fungsinya tidak boleh diganggu oleh bising dari luar ruangan (misalnya studio rekaman, studio TV, ruang konser, dsb) atau yang fungsinya menghasilkan suara dengan energi yang besar sehingga tidak diinginkan untuk mengganggu mereka yang berada di luar ruangan (ruang Home Theater, ruang Drum, dsb). Ciri utama bahan ini tentu saja tidak boleh menjadi penghantar energi suara (mekanik) yang baik atau dengan kata lain tidak mudah bergetar bila terpapar energi akustik (suara) atau mengubah energi suara tersebut menjadi energi bentuk lain saat melintasinya, atau dengan kata lain sesedikit mungkin meloloskan energi suara yang melewatinya. Kinerja bahan kedap suara ini akan dipengaruhi oleh frekuensi suara yang memaparinya, dalam artian sebuah bahan dengan ketebalan tertentu akan menjadi bahan kedap suara yang baik di frekuensi tinggi tetapi buruk pada frekuensi rendah, atau sebaliknya. Kalau dibayangkan sebagai sebuah ember, bahan kedap suara adalah ibarat dinding ember yang tidak memiliki kebocoran (air tetap tinggal di dalam ember). Penggunaan bahan ini adalah untuk kebutuhan orang yang berada dalam ruangan sekaligus yang berada di luar ruangan. Besaran akustik yang mewakili kinerja bahan ini adalah Rugi-rugi Transmisi atau Transmission Loss (TL, fungsi frekuensi) dan terkadang diwakili oleh besaran angka tunggal Sound Transmission Classs (STC), atau besaran lain yang sejenis misalnya Rw. Semakin tinggi STC, pada umumnya semakin baik bahan tersebut bekerja menahan energi suara (dengan catatan, spektrum TL nya perlu diperhatikan, karena STC hanya dihitung berdasarkan frekuensi 125 – 4000 Hz, sehingga tidak menunjukkan kinerja di luar range frekuensi tersebut).

Bahan penyerap suara atau Sound Absorbing Material berfungsi untuk mengambil energi suara yang berlebihan di dalam ruangan. Target utamanya adalah, energi pantulan dalam ruangan dikurangi sesuai dengan kebutuhan. Bahan ini digunakan apabila ruangan diinginkan untuk memiliki level waktu dengung sesuai dengan kebutuhan atau ruangan yang diinginkan untuk tidak memiliki energi pantulan yang besar (misalnya studio musik, ruang home theater, ruang bioskop, ruang kelas, ruang seminar, ruang rawat inap, kamar hotel, dsb). Ada berbagai tipe bahan ini, misalnya tipe bahan berpori (untuk suara dengan frekuensi menengah sampai tinggi), tipe panel (frekuensi menengah-rendah), tipe resonator (frekuensi rendah), tipe perforasi mikro (frekuensi tertentu). Penggunaan bahan ini semata untuk kebutuhan pengguna di dalam ruangan, agar mendapatkan medan suara sesuai dengan fungsi ruang (misalnya ruang biosk0p harus memiliki permukaan penyerap yang dominan karena diharapkan pengguna mendengarkan suara langsung saja dari loudspeaker terpasang, sedangkan ruang konser simphony memerlukan bahan penyerap sesedikit mungkin karena diharapkan energi suara dari panggung bertahan selama mungkin tanpa mengurangi intelligibilitynya).  Besaran yang digunakan untuk menunjukkan kinerja bahan ini adalah koefisien absorbsi (alpha), yang memiliki nilai 0- 1, 0 menunjukkan tidak ada energi suara yang diambil oleh bahan, sedangkan 1 menunjukkan seluruh energi suara yang datang ke permukaan bahan akan diambil seluruhnya dan tidak dikembalikan ke ruangan. Bahan yang ada di pasaran memiliki alpha antara 0 dan 1 (fungsi frekuensi tentu saja). Bahan penyerap suara tidak mungkin berdiri sendiri sebagai bahan kedap suara, tetapi bisa dikombinasikan dengan bahan kedap suara untuk meningkatkan kinerja kedap suara, yaitu dalam sistem material multi lapisan (sandwich panel), misalnya double gypsum-double gypsum bisa ditingkatkan kinerja kedapnya dengan menyisipkan rockwool diantara kedua lapisan sehingga menjadi double gypsum-rockwool-rongga udara-double gypsum.

Jadi, kedua jenis bahan akustik tersebut dalam tataran praktisnya digunakan secara bersama-sama, sesuai dengan fungsinya masing-masing, untuk membentuk ruang akustik dengan berbagai fungsinya. contoh: Untuk ruang studio diperlukan sejumlah besar permukaan penyerap suara, sekaligus selubung kedap suara, ruang konser memerlukan sedikit bahan penyerap suara tetapi memerlukan  selubung kedap suara yang sangat baik.

note: perlu diingat bahwa dalam sebuah ruangan, kinerja kedap tidak hanya dibebankan kepada salah satu komponen penyusun ruang saja, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh penyusun ruangan (dinding, langit-langit dan lantai) karena suara bisa merambat lewat seluruh komponen penyusun ruang tersebut. Suara bisa bocor lewat dinding, lantai maupun langit-langit. Ingat, sekecil apapun lubang pada ember, akan menyebabkan air keluar dari ember tersebut alias bocor

5 Prinsip Dasar Peredam Suara/Peredam Ruangan (Soundproofing)

Bila anda membangun sebuah ruangan yang digunakan untuk aktifitas yang berkaitan dengan suara, misalnya Home Theater dan studio ataupun ruang rapat/konferensi dan ruang konser, ada 2 hal yang harus diperhatikan, yang pertama adalah bagaimana membuat ruangan terisolasi secara akustik dari lingkungan sekitarnya dan yang kedua bagaimana mengkondisikan ruangan agar berkinerja sesuai dengan fungsinya. Hal pertama sering disebut sebagai insulasi (membuat ruangan kedap suara atau soundproof), sedangkan yang kedua adalah pengendalian medan akustik ruangan. Kedua hal ini seringkali tertukar balik bahkan tercampur-campur dalam penyebutannya, sehingga tidak jarang orang menyebut mineral wool atau glasswool misalnya sebagai bahan kedap suara, dimana seharusnya adalah bahan penyerap suara. Bila pernyataan mineral wool/glaswool adalah bahan kedap suara benar, bisa dibayangkan apa yang terjadi bila dinding ruang hanya terbuat dari bahan mineral wool/glasswool saja. Alih-alih ingin menghalangi suara tidak keluar ruangan, yang terjadi adalah suara keluar ruangan dengan bebasnya.

Apa yang harus kita lakukan apabila kita ingin membuat ruangan yang terisolasi secara akustik dari lingkungannya atau dalam bahasa sehari-hari ruangan yang kedap suara. Ada lima prinsip yang harus diperhatikan.agar suara system tata suara kita (yang terkadang dibeli dengan dana yang tidak sedikit) dapat dibunyikan sesuai dengan keinginan kita tanpa harus mendapatkan response (dari tetangga ataupun keluarga kita sendiri) “ berisik, tolong kecilkan donk” atau bahkan dilempari batu…..

Lima prinsip dasar itu adalah :

MassaDekopling Mekanik atau isolasi mekanikAbsorpsi atau penyerapan suaraResonansiKonduksi

Prinsip  1: Massa

Prinsip massa ini berkaitan dengan perilaku suara sebagai gelombang. Apabila gelombang suara menumbuk suatu permukaan, maka dia akan menggetarkan permukaan ini. Semakin ringan permukaan, tentu saja semakin mudah digetarkan oleh gelombang suara dan sebaliknya, seperti halnya kalo anda mendorong troley kosong akan lebih ringan dibandingkan mendorong troley yang terisi penuh dengan batu bata. Tentu saja untuk membuat perubahan besar pada kinerja insulasi, perlu perubahan massa yang besar pula. Secara teoritis, dengan menggandakan massa dinding kita (tanpa rongga udara), akan meningkatkan kinerja insulasi sebesar 6 dB. Misalnya anda punya dinding drywall gypsum dengan single stud, maka setiap penambahan layer gypsum akan memberikan tambahan insulasi 4-5 dB.

Prinsip 2: Dekopling Mekanik

Prinsip dekopling ini adalah prinsip yang paling umum dikenal dalam konsep insulasi. Sound clips, resilient channel, staggered stud, dan double stud adalah beberap contoh aplikasinya. Pada prinsipnya dekopling mekanik dilakukan untuk menghalangi suara merambat dalam dinding, atau menghalangi getaran merambat dari permukaan dinding ke permukaan yang lain. Energi suara/getaran akan “hilang” oleh material lain atau udara yang ada diantara 2 permukaan. Yang seringkali dilupakan, dekopling mekanik ini merupakan fungsi dari frekuensi suara, karena pada saat kita membuat dekopling, kita menciptakan system resonansi., sehingga system dinding hanya akan bekerja jauh diatas frekuensi resonansi itu. Insulasi akan buruk kinerjanya pada frekuensi dibawah ½ oktaf frekuensi resonansi. Jika anda bisa mengendalikan resonansi ini dengan benar, maka insulasi frekuensi rendah (yang merupakan problem utama dalam proses insulasi) akan dapat dicapai dengan baik.

Prinsip 3: Absorpsi atau penyerapan energi suara

Penggunaan bahan penyerap suara dengan cara disisipkan dalam system dinding insulasi akan meningkatkan kinerja insulasi, karena energi suara yang merambat melewati bahan penyerap akan diubah menjadi energi panas (utk menggetarkan partikel udara yang terperangkap dalam pori2 bahan penyerap. Bahan penyerap ini juga akan menurunkan frekuensi resonansi system partisi/dinding yang di dekopling. (Pernahkah anda mencoba meletakkan mineral wool/glasswool didepan center loudspeaker system Home Theater anda? Coba bandingkan bila anda letakkan di depan subwoofer anda?)

Setelah anda mencoba, maka anda akan memahami, bahwa insulasi atau soundproofing tidak ditentukan semata oleh bahan penyerap apa yang diisikan dalam dinding anda. Jika anda menggunakan dinding sandwich konvensional (kedua permukaan dihubungkan oleh stud dan anda isi celah diantaranya dengan bahan penyerap suara, suara akan tetap dapat lewat melalui stud tanpa harus melalui bahan penyerap suara. Jadi bahan penyerap hanya akan efektif bila ada dekopling.

Prinsip 4: Resonansi

Prinsip ini bekerja bertentangan dengan prinsip 1, 2, dan 3, karena resonansi bersifat memudahkan terjadinya getaran. Bila getaran terjadi pada frekuensi yang sama dengan frekuensi resonansi system dinding anda, maka energi suara akan dengan mudah menembus dinding anda (seberapa tebal dan beratpun dinding anda). Ada 2 cara untuk mengendalikan resonansi ini:

Redam resonansinya, sehingga amplituda energi yang sampai sisi lain dinding akan sangat berkurang. Anda dapat menggunakan visco-elastic damping compund, tapi jangan gunakan Mass Loaded Vinyl.Tekan frekuensi resonansi serendah mungkin dengan prinsip 1, 2 dan 3.

Prinsip 5: Konduksi

Ingat bahwa suara adalah gelombang mekanik, sehingga apabila dinding anda terhubung secara mekanik kedua sisinya, maka suara akan dengan mudah merambat dari satu sisi ke sisi lainnya. Untuk mengendalikannya tentu saja ada harus memotong hubungan mekanis antara sisi satu dengan sisi yang lain, misalnya dengan dilatasi antar sisi, menyisipkan bahan lain yang memiliki karakter isolasi lebih tinggi (beda Impedansi Akustik atau tahanan akustik), menggunakan studs dengan cara zigzag, dsb. Konduksi ini juga yang seringkali menyumbangkan problem flangking suara antar ruang. (Itu sebabnya pemberian dekopling/dilatasi pada lantai dan langit-langit juga penting.

Sudahkan ruangan theater atau studio anda mempertimbangkan hal diatas?

Jika belum maka anda dapat melakukan hal ini untuk meningkatkan kinerja insulasi partisi atau dinding anda:

Tambahkan massa partisi andaBerikan dekopling mekanik pada partisi/dinding anda bila belum adaTambahkan bahan penyerap suaraTambahkan damping mekanik pada sistem partisi/dinding anda.

By - torasoit

disrespectful ways mic drop

Disrespectful Ways

Drop Mic,

whoever you are, deliberately dropping it : You Loser, vanity style, sensation of loneliness


1. Barrack Obama

Barack Obama dropped the microphone to the floor,

Washington – Presiden Amerika Serikat Barack Obama punya cara unik untuk menutup pidatonya dalam jamuan makan malam koresponden Gedung Putih di Washington, akhir pekan lalu. Dengan penuh gaya, Obama menjatuhkan


Apa benar karena ulah presidan B.O, Grup Boy band BTS mendapat inspirasi dengan kejadian Barack Obm menjatuhkan mik ?

Sangat tidak adil jika hanya untuk kepopuleran sikap tidak terpujipun menjadi inspirasimu untuk ketenaran

You have messed up, dropped our work, our hard work.


Kobe Bryant plays his final game of his 20 year NBA career as the Los Angeles Lakers play the Utah Jazz on April 13, 2016 at STAPLES Center in Los Angeles, California.

Menjatuhkan Microphone pada saat Kobe Bryant tentu sangat berbeda Kobe Bryant berbicara lalu meletakkannya sebelum keluar dari arena lapangan basket 13 April 2016.

Gaya unik lain tidak pantas dari penyanyi ini juga melakukan hal bodoh

 

Anda menggunakan mic sebagai media louds, disamping itu juga para penangan tidak hanya mencukupkan Anda mik tetapi menjaga kualiatas suara, clean set_up, feedback attack, effects vocal, dan lainnya yang untuk mendukung suara anda tetap terjaga dan berkualitas.

“STOP MIC DROP”

Hargai juga peran tata audio untuk tetap berkarya mendukung panggung musik anda, politik anda, dan penggunaan audio bagi anda.

Peace !

By - torasoit

Apa perbedanya Balanced & Unbalanced ?

Apa perbedanya Balanced & Unbalanced ?

 [01:19, 16/8/2018] 🎭 t-soitd: Mic instruction

Impedansi secara sederhana merupiakan resistansi keluaran elektrik dari microphone; 150-600 ohm untuk low impedance (low Z), 10000 ohm atau lebih untuk high impedance (high Z). Karena sebagian besar microphone memiliki salah satu dari dua jenis impedansi ini, maka ada beberapa microphone yang memiliki switch untuk memilih impedansi. Pemilihan impedansi ini umumnya ditentukan oleh dua faktor: panjang kabel yang dibutuhkan (dari microphone ke INPUT microphone) dan impedansi dari INPUT microphone.

Panjang kabel maksimum yang mungkin digunakan dengan high–impedance micseharusnya tidak lebih dari 20 feet. Untuk AVVkabel yang lebih panjang dari 20 feet, respon frekuensi tinggi microphonetersebut akan semakin buruk. Sebaliknya, Low–impedance mic dapat digunakan untuk panjang kabel lebih dari 1000 feet tanpa penurunan kualitas sehingga jenis ini lebih banyak digunakan.

Konfigurasi keluaran (output configuration) microphone dapat bersifat balanced atau unbalanced. Output yang balanced membawa sinyal pada dua konduktor (plus shield). Sinyal pada setiap konduktor memiliki level yang sama tetapi polaritasnya berkebalikan (satu positif dan yang lainnya negatif). Kebanyakan mixer memiliki INPUTbalanced yang sensitif hanya terhadap perbedaan (difference) antara dua sinyal tersebut dan mengabaikan bagian sinyal lainnya yang sama di setiap konduktor. Noise yang terjadi di setiap kabel akan memiliki level dan polaritas yang sama. Dengan sifat INPUT balanced yang hanya sensitif terhadap diferensial dua sinyal tersebut, maka common-mode noise ini akan dihilangkan oleh balanced INPUT. Hal ini akan banyak mengurangi potensi noise pada balanced microphone dan kabel. Untuk lebih jelasnya, cara kerja balanced INPUT diilustrasikan pada gambar berikut ini.

[01:20, 16/8/2018] 🎭 t-soitd: Memahami Kelebihan Kabel Balanced

Audio balanced adalah sebuah metode  penyambungan pada sebuah peralatan audio, dengan menggunakan saluran berimpedansi yang seimbang dan stabil. Jenis koneksi seperti ini sangat penting sekali digunakan dalam audio profesional, karena dengan teknik ini memungkinkan kita menggunakan kabel yang panjang tanpa perlu kawatir dari gangguan eksternal noise.

[01:22, 16/8/2018] 🎭 t-soitd: Perbedaan Kabel Balanced & Unbalanced

Balanced & Unbalanced. Apa perbedanya?

Kabel berapapun panjangnya, akan selalu berfungsi sebagai antenna yang akan menangkap gelombang noise elektro magnet yang biasanya ditimbulkan oleh peralatan listrik, motor, monitor computer dan lain-lain.Keunggulan dari kabel Balanced adalah kemampuannya untuk menolak noise yang ditimbulkan tadi. Kecuali kalau memang anda sedang berada dalam sebuah lingkungan yang mempunyai tingkat noise yang cukup ekstrim. Umumnya kabel Balanced digunakan pada peralatan Professional Audio. Jika kita menggunakan kabel Balanced, kita bisa menghubungkan Microphone ke Mixer sampai jarak yang cukup jauh (bisa mencapai 100-an meter).

Sedangkan kabel Unbalanced biasanya hanya bisa membawa sampai jarak beberapa meter saja. Karena itu untuk jarak pendek anda bisa menggunakan kabel unbalanced. Tapi untuk jarak jauh, usahakan untuk hanya menggunakan kabel “Balanced”

Berikut ini perbadaan kabel balanced dan unbalance

Kabel unbalance

Kabel unbalance mempunyai ciri fisik yaitu terdiri dari dua konduktor, ditengah-tengahnya terdapat konduktor pertama berbentuk serabut sebagai pengirim sinyal positif, diluarnya dibungkus melingkar dengan serat konduktor kedua yang berfungsi sebagai pengirim sinyal negatif yang juga digabung sebagai ground.Dalam penggunaan sistem audio kabel jenis ini tidak bisa menggunakan phantom power sebagai pre-amp.Karena struktur kabelnya yang sederhana maka semakin panjang kabel semakin rentan terhadap gangguan elektromagnetik (bisa mengakibatkan noise).Untuk konektor terminalnya TS (Tip Sleeve)

Kabel balance

Kabel balance mempuyai ciri fisik terdiri dari tiga buah konduktor, ditengahnya terdapat dua kabel konduktor yang dililiti atau dilingkari dan dibungkus dengan konduktor ketiga (berupa foil dan anyaman) yang berfungsi sebagai perisai dari gangguan elektromagnetik.Bisa menggunakan fasilitas phantom power, jika anda memiliki mic condensor maka penggunaan kabel ini sangatlah cocok.Tidak bermasalah dalam penggunaan kabel berukuran panjang karena struktur kabel yang memiliki shield (pelindung) terhadap noise.Untuk konektor terminalnya TRS (Tip Ring Sleeve)

[01:23, 16/8/2018] 🎭 t-soitd: Pengertian mic

Mikrofon (bahasa Inggris: microphone) adalah suatu jenis transduser yang mengubah energi-energi akustik(gelombang suara) menjadi sinyal listrik. Mikrofon merupakan salah satu alat untuk membantu komunikasimanusia. Mikrofon dipakai pada banyak alat seperti telepon, alat perekam, alat bantu dengar, dan pengudaraan radio serta televisi.

Istilah mikrofon berasal dari bahasa Yunani mikros yang berarti kecil dan fon yang berarti suara atau bunyi. Istilah ini awalnya mengacu kepada alat bantu dengar untuk suara berintensitas rendah. Penemuan mikrofon sangat penting pada masa awal perkembangan telepon. Pada awal penemuannya, mikrofon digunakan pada telepon, kemudian seiring berkembangnya waktu, mikrofon digunakan dalam pemancar radio hingga ke berbagai penggunaan lainnya. Penemuan mikrofon praktis sangat penting pada masa awal perkembangan telepon. Beberapa penemu telah membuat mikrofon primitifsebelum Alexander Graham Bell.

Pada tahun 1827, Sir Charles Wheatstone telah mengembangkan mikrofon. Ia merupakan orang pertama yang membuat “mikrofon frasa”. Selanjutnya, pada tahun 1876, Emile Berliner menciptakan mikrofon pertama yang digunakan sebagai pemancar suara telepon. Mikrofon praktis komersial pertama adalah mikrofon karbon yang ditemukan pada bulan Oktober 1876 oleh Thomas Alfa Edison. Pada tahun 1878, David Edward Hughes juga mengambil andil dalam perkembangan mikrofon karbon. Mikrofon karbon tersebut mengalami perkembangan hingga tahun 1920-an.

James West and Gerhard Sessler juga memainkan peranan yang besar dalam perkembangan mikrofon. Mereka mempatenkan temuan mereka yaitu mikrofon elektrik pada tahun 1964. Pada waktu itu, mikrofon tersebut menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki oleh mikrofon sebelumnya, yaitu harga rendah, sehingga dapat dijangkau oleh seluruh konsumen. Bagian lain dalam sejarah perkembangan mikrofon ialah revolusionalisasi mikrofon dalam industri dimana memungkinkan masyarakat umum untuk mendapatkannya. Hampir satu juta mikrofon diproduksi tiap tahunnya. Lalu pada tahun 1970-an, mikrofon dinamik dan mikrofon kondenser mulai dikembangkan. Mikrofon ini memiliki tingkat kesensitifan yang tinggi. Oleh karena itu, hingga saat ini mikrofon tersebut digunakan dalam dunia penyiaran.

Kegunaan

Mikrofon digunakan pada beberapa alat seperti telepon, alat perekam, alat bantu dengar, pengudaraan radio serta televisi, dan sebagainya.

Pada dasarnya mikrofon berguna untuk mengubah suara menjadi getaran listrik sinyal Analog untuk selanjutnya diperkuat dan diolah sesuai dengan kebutuhan, pengolahan berikutnya dengan Power Amplifier dari suara yang berintensitas rendah menjadi lebih keras terakhir diumpan ke-Speaker.

Pemilihan mikrofon harus dilakukan dengan lebih hati-hati. Hal ini dilakukan untuk mencegah berkurangnya kemampuan mikrofon dari performa yang optimal.

Agar lebih efektif, mikrofon yang digunakan haruslah sesuai kebutuhan dan seimbang antara sumber suara yang ingin dicuplik, misalnya suara manusia, alat musik, suara kendaraan, atau yang lainnya dengan sistem tata suara yang digunakan seperti sound sistem untuk live music, alat perekaman, arena balap GP motor, dan sebagainya.

Karakteristik

Karakteristik mikrofon yang harus diperhatikan ketika akan memilih sebuah mikrofon adalah:

Prinsip cara kerja mikrofon

Daerah respon frekuensi suara yang mampu dicuplik mikrofon

Sudut atau arah pencuplikan mikrofon

Output sinyal listrik yang dihasilkan mikrofon

Bentuk fisik mikrofon

Jenis :

Mikrofon karbon

Mikrofon karbon adalah mikrofon yang terbuat dari sebuah diagram logam yang terletak pada salah satu ujung kotak logam yang berbentuk silinder. Cara kerja mikrofon ini berdasarkan resistansi variabel dimana terdapat sebuah penghubung yang menghubungkan diafragma dengan butir-butir karbon di dalam mikrofon. Perubahan getaran suara yang ada akan menyebabkan nilai resistansi juga berubah sehingga mengakibatkan perubahan pada sinyal output mikrofon.

Mikrofon reluktansi variabel

Mikrofon Reluktansi Variabel adalah mikrofon yang terbuat dari sebuah diafragma berbahan magnetik. Cara kerjanya berdasarkan gerakan diafragma magnetik tersebut. Jika tekanan udara dalam diafragma meningkat karena adanya getaran suara, maka celah udara dalam rangkaian magnetik tersebut akan berkurang, akibatnya reluktansi semakin berkurang dan menimbulkan perubahan-perubahan magnetik yang terpusat di dalam struktur magnetik. Perubahan-perubahan tersebut menyebabkan perubahan sinyal yang keluar dari mikrofon.

Mikrofon kumparan yang bergerak

Mikrofon Kumparan yang Bergerak adalah mikrofon yang terbuat dari kumparan induksi yang digulungkan pada silinder yang berbahan non magnetik dan dilekatkan pada diafragma, kemudian dipasang ke dalam celah udara suatu magnet permanen. Sedangkan kawat-kawat penghubung listrik direkatkan pada diafragma yang terbuat dari bahan non logam. Jika diafragma bergerak karena adanya gelombang suara yang ditangkap, maka kumparan akan bergerak maju mundur di dalam medan magnet, sehingga muncullah perubahan magnetik yang melewati kumparan dan menghasilkan sinyal listrik.

Mikrofon kapasitor

Mikrofon Kapasitor adalah mikrofon yang terbuat dari sebuah diafragma berbahan logam, digantungkan pada sebuah pelat logam statis dengan jarak sangat dekat, sehingga keduanya terisolasi dan menyerupai bentuk sebuah kapasitor. Adanya getaran suara mengakibatkan diafragma bergerak-gerak. Diafragma yang bergerak menimbulkan adanya perubahan jarak pemisah antara diafragma dengan pelat statis sehingga mengakibatkan berubahnya nilai kapasitansi. Mikrofon kapasitor ini memerlukan tegangan DC konstan yang dihubungkan ke sebuah diafragma dan pelat statis melewati sebuah resistor beban, sehingga tegangan mikrofon dapat berubah-ubah seiring perubahan tekanan udara yang terjadi akibat getaran suara.

Mikrofon elektret

Mikrofon Elektret adalah jenis khusus mikrofon kapasitor yang telah memiliki sumber muatan tersendiri sehingga tidak membutuhkan pencatu daya dari luar. Sumber muatan berasal dari suatu alat penyimpan muatan yang terbuat dari bahan teflon. Bahan teflon tersebut diproses sedemikian rupa sehingga mampu menangkap muatan-muatan tetap dalam jumlah besar, kemudian mempertahankannya untuk waktu yang tak terbatas. Lapisan tipis teflon dilekatkan pada pelat logam statis dan mengandung muatan-muatan negatif dalam jumlah besar. Muatan-muatan tersebut terperangkap pada satu sisi yang kemudian menimbulkan medan listrik pada celah yang berbentuk kapasitor. Getaran suara yang ada mengubah tekanan udara di dalamnya sehingga membuat jarak antara diafragma dan pelat logam statis juga berubah-ubah. Akibatnya, nilai kapasitansi berubah dan tegangan terminal mikrofon pun juga berubah.


Mikrofon piezoelektris

Mikrofon Piezoelektris adalah mikrofon yang terbuat dari bahan kristal aktif. Bahan ini dapat menimbulkan tegangan sendiri saat menangkap adanya getaran dari luar jadi tidak membutuhkan pencatu daya. Cara kerjanya ialah kristal dipotong membentuk suatu irisan pada bidang-bidang tertentu, kemudian dilekatkan pada elektrode atau lempengan sehingga akan menunjukkan sifat-sifat piezoelektris. Kristal akan berubah bentuk bila mendapatkan suatu tekanan sehingga akan terjadi perpindahan muatan sesaat di dalam susunan kristal tersebut. Perpindahan muatan mengakibatkan adanya perbedaan potensial di antara kedua pelat-pelat lempengan. Uniknya, kristal tersebut dapat langsung menerima getaran suara tanpa harus dibentuk menjadi sebuah diafragma, sehingga respon frekuensi yang diterima akan lebih baik dari mikrofon lainnya walaupun tingkat keluarannya jauh lebih rendah, yaitu kurang dari 1 mV.


Mikrofon pita

Mikrofon Pita ialah mikrofon yang terbuat dari pita yang bersifat sangat sensitif dan teliti. Cara kerja mikrofon ini berpedoman pada suatu pusat pita yaitu kertas perakmetal tipis yang digantungkan pada suatu medan magnet. Getaran suara yang ditangkap menimbulkan terjadinya pergerakan pita. Gerakan tersebut mengakibatkan berubahnya medan magnet yang kemudian menghasilkan sinyal listrik. Oleh karena mikrofon pita pada awal kemunculannya merupakan mikrofon yang dapat menampilkan suara paling alami, maka industri rekaman dan siaran segera memanfaatkan mikrofon ini pada awal tahun 1930-an. Mikrofon ini tidak memerlukan pencatu daya atau baterai dalam pengoperasiannya. Pertumbuhan besar pada jenis mikrofon ini terlihat dari besarnya minat masyarakat pada rumah perekaman yang menyediakan mikrofon pita dengan kualitas tinggi seperti mikrofon buatan perusahaan Royer AEA, yang kemudian menjadi standar bersama untuk studio perusahaan-perusahaan Cinaseperti Sontronics, SE dan Golden Age.

By - torasoit

Anda Pilih Kabel Terbaik ?

KABEL PILIHAN VERSI PENGALAMAN TORA CLINIC

[00:58, 16/8/2016] 🎭 t-soitd: Anlysis Plus

Pabrikan penghasil kabel ini dianggap berhasil menciptakan kabel yang memiliki sinyal paling transparan. Produk pabrikan ini yang bernama kabel Pro Oval menggunakan tembaga Ohno-cast yang dianyam menjadi bentuk oval. Dialektrik nya menggunakan bahan Teflon, komponen-komponen lainnya juga menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi. Hasilnya adalah sebuah kabel berkualitas tinggi yang menghasilkan sound hebat.


Armor Gold Cables

Didirikan oleh Joe Naylor, tokoh dibalik Reverend guitar, Armor Gold menciptakan kabel gitar yang sangat kuat, yang juga menggunakan bahan-bahan material industri high-end.


Bullet Cable/Core One

Core One adlah satu dari beberapa pabrikan kabel yang memproduksi kabel gitar yang bentuknya keriting seperti kabel telpon rumah. Tone yang dihasilkan juga bernuansa Vintage, seperti yang digunakan Brian May, Santana, dan Hendrix. Jadi bagi mereka yang suka dengan sound vintage, kabel buatan pabrikan ini sangat disarankan.


Dimarzio

Dibuat dengan menggunakan tembaga bebas oksigen [Oxygen-free copper] dan dialektrik grade medium, kabel buatan pabrikan pickup ternama ini menghasilkan kabel yang punya clarity, attack, punch, dan respon yang kuat. Hasil output kabel ini juga lumayan kuat, tapi tidak sampai merusak karakter sinyal sound, atau karakter peralatan yang kamu gunakan.


Elixir

Kabel ini adalah buatan pabrik yang sama yang membuat senar gitar bermutu tinggi. Kini mereka mengeleuarkan produk kabel yang low-capacitance berbentuk coaxial yang secara signifikan mengurangi gangguan sinyal dan menambah sustain.


Evidence Audio

Tony Farinella, otak dibalik pabrikan ini, adalah tokoh yang sangat dihormati di dunia audio. Kabel rancangannya yang berbasis konduktor solid, terkenal karena tone nya yang halus dan natural, cocok untuk digunakan untuk segala macam aliran musik.


Fender Accessories

Produk kabel Fender ada bermacam-macam, mulai dari yang bentuknya mirip kabel telepon [coiled cable], sampai kabel high-end yang menggunakan platinum. Rancangan ini menggunakan kombinasi kondukter solid, dan serabut. Hasilnya adalah transfer frekuensi High, Mid, Low yang mantap banget. Ini adalah desain baru yang menghasilkan power serta pembagian warna tone yang natural.


George L’s

Produk dari pabrikan ini adalah kabel coaxial yang diameternya kecil, yang sangat disukai oleh baynak kalangan gitaris, termasuk Eric Johnson yang terkenal sangat ‘cerewet’ dalam urusan sound. Sambungan kabel ke jacknya tidak menggunakan solder, sehingga bisa kita potong sesuai keinginan.


Hosa

Pabrikan ini menawarkan berbagai macam model kabel mulai dari yang harganya paling terjangkau sampai kelas high-end. Produk high-endnya yang bernama Zaolla Silverline menggunakan kondukter perak solid, yang menghasilkan output besar, clarity, dan power di semua frekuensi. Harga Zaolla emang mahal, tapi banyak gitaris yang bilang harganya emang sepadan dengan hasil tone nya.


Jena Labs

Sebagai pabrikan kabel audio yang high end, Jena Labs menggunakan konduktor serabut tembaga, bahan dialektrik khusus, dan rancangan ge…

[00:59, 20/8/2016] 🎭 t-soitd: “Bro, kamu menggunakan kabel seharga 10 ribuan untuk menghubungkan sinyal peralatan-peralatan seharga 20 juta?”


Untunglah sekarang lumayan gampang mencari kabel-kabel yang berkualitas. Distributor alat-alat musik sekarang sudah mulai mengimpor kabel-kabel ini. Banyak sekali merek yang bisa kita pilih, tentunya sesuai kebutuhan dan isi kantong juga. Dalam artikel ini, saya akan membahas apa faktor-faktor yang menghasilkan kualitas kabel, membahas mitos tentang kabel, dan juga memberi sedikit gambaran tentang beberapa merek kabel.


MEMILIH KABEL

Walaupun ada beberapa faktor yang mempengaruhi performa kabel, hal yang paling penting adalah mencari yang sesuai dengan selera, style, dan peralatanmu. Kabel tidak harus selalu mahal, atau yang mendapat review bagus di majalah-majalah, atau memiliki fitur-fitur paling canggih. Tetapi kabel terbaik adalah yang laing cocok di kuping kamu. Dengarkan bagaimana respon dan sound kabel itu dalam hal clarity [kejelasan sinyal], dinamika, pitch definition [kejelasan pitch], balance, feel, harmoni, dan kekuatan sinyal.

Mengkombinasikan kabel adalah hal yang bagus. Misalnya dari gitar kamu ke pedalboard, kamu menggunakan kabel merek A. Dalam pedalboard, kamu menggunakan kabel merek B sebagai patch untuk menghubungkan efek-efek mu. Dan dari pedalboard ke ampli, kamu menggunakan kabel merek B. Saya sendiri melakukan hal seperti itu.

Kabel untuk gitar saya menggunakan Sommer cable, dan jack Amphenol. Untuk patch di pedalboard saya menggunakan Planet Waves. Untuk sambungan dari pedal board ke ampli, saya menggunakan dua kabel. Satu Dimarzio, dan satunya lagi Planet Waves, karena output dari pedalboard saya stereo. Ribet? Mungkin sih. Tapi saya mendapatkan hasil terbaik dengan menggunakan cara seperti ini.

Posisi kabel yang paling penting adalah yang dari GITAR. Kabel ini yang membawa sinyal paling asli dari sebuah gitar. Oleh sebab itu, utamakan dulu mencari kabel yang paling cocok untuk kamu di posisi ini.

Jangan lupa daya tahan sebuah kabel juga penting. Kalo kamu sering manggung hal ini harus diperhatiin banget. Jangan sampai kamu harus gonta-ganti kabel tiap mau manggung karena kabelmu gak tahan lama.

Perhatikan juga, kalo kabel terasa kaku dan keras, kamu harus menggantinya. Itu tanda kabel jelek. Waww..hahaa..


[01:00, 23/8/2016] 🎭 t-soitd: KONSTRUKSI

Konstruksi kabel dan komponen di dalamnya mempengaruhi bagaimana kabel itu menyalurkan sinyal, dan bagaimana tone yang dihasilkan. Kabel itu intinya terdiri dari kondukter tunggal atau banyak yang terbuat dari material seperti tembaga [copper], tembaga sepuh perak [silver-coated copper], atau perak solid. Konduktor ini dibungkus oleh sebuah lapisan yang bernama Dialectric. Di sekitar dialectric ini terdapat insulator dan shield yang berguna untuk melindungi dari ground noise dan microphonics feedback. Setelah itu dibungkus lagi dengan lapisan yang disebut Jacket. Lapisan Jacket ini yang biasa kita lihat dan pegang. Lapisan ini tugasnya melindungi inti kabel, dan juga berfungsi sebagi shielding terakhir dari ground noise.

Plugs, atau yang kita kenal dengan nama Jack [di Malang dikenal dengan nama ‘colokan lanangan’] juga mempengaruhi sound. Juga type dan kualitas solder yang menghubungkan Jack dan kabel.

[01:00, 23/8/2016] 🎭 t-soitd: TRANSPARANSI

Banyak pabrik yang mengklaim bahwa produk mereka mempunyai “transparansi sinyal’ terbaik. Tapi sebenarnya semua kabel mempunyai ‘sound’ nya sendiri-sendiri. Karena itu, kata ‘transparansi sinyal’ sendiri lebih merupakan fantasi ketimbang realitas. Kenapa fantasi? Mudah saja. Bagaimana mungkin kita bisa tahu tentang transparansi sinyal, sedangkan suara asli dari peralatan kita saja kita tidak tahu?

Oleh karena itu, jangan terlalu percaya iklan. Pilihlah kabel yang sound akhirnya paling memuaskan kamu.

[01:00, 23/8/2016] 🎭 t-soitd: CAPACITANCE

Capacitance adalah spesifikasi yang juga sering digembor-gemborkan oleh pabrik. Padahal Capacitance ini hanya salah satu bagian dari berbagai unsur. Capacitance sendiri artinya adalah kemampuan komponen kabel untuk menyalurkan arus. Padahal itu bukan ukuran clarity [kejernihan] dan kekuatan sinyal.

Akan tetapi, mengoptimalisasi bagian ini, belum tentu juga akan menghasilkan tone terbaik. Jika kita menganggap kualitis kabel itu tergantung hanya pada Capacitance nya saja, maka itu sama aja dengan menganggap sound sebuah gitar hanya tergantung kepada pickup nya saja, dengan melupakan unsur kayu, konstruksi, dan lain-lain.

[01:01, 24/8/2016] 🎭 t-soitd: KONDUKTOR

Sebagian besar kabel menggunakan tembaga aneka macam sebagai konduktor utamanya. Macamnya ada banyak ada tembaga biasa yang murah, tembaga bebas oksigen [oxygen-free copper], tembaga ultra murni 99,999%, atau tembaga spesial yang bernama Ohno-cast [dinamakan sesuai nama penciptanya yang berasal dari Jepang: Ohno].

Kadang ada juga kabl yang menggunakan sepuh perak pada tembaganya. Hal ini menghasilkan attack nada-nada tinggi yang lebih cepat responnya, dan juga definisi harmonic yang lebih jelas. Ada juga yang menggunakan perak murni, tapi kabel seperti ini menjadi lebih mahal dan terlalu menghasilkan sound frekuensi nada tinggi yang terlalu jelas. Akan tetapi beberapa ahli sound mengatakan, kabel model ini sebenarnya menghasilkan suara yang bagus dan jernih asalkan didesain dengan menggunakan shielding dan dialectric yang tepat.

Konduktor bisa terdiri dari sebuah tembaga solid tunggal, atau bisa juga terdiri dari anyaman serabut-serabut. Karena itu ukuran diameter konduktor berbeda-beda, dan jumlah serabut-serabut untuk dianyam berbeda antara satu pabrikan dengan pabrikan lain. Walaupun begitu, material yang digunakan sebagai kondukter dan kualitas komponen lain dalam kabel lebih penting daripada ukuran, atau geometry dari serabut-serabut itu. Perlu diingat juga bahwa serabut-serabut ini jauh lebih kuat menahan tekanan yang menyebabkannya bisa putus, ketimbang konduktor yang terbuat dari bahan solid tunggal.

[01:01, 25/8/2016] 🎭 t-soitd: DIALEKTRIK

Material yang secara langsung membungkus konduktor disebut disebut Dialektrik. Lapisan pembungkus ini sangatlah penting bagi efisiensi konduktor, karena porsi besar sinyal elekrik mengalir melalui bagian luar konduktor. Beberapa elektron meninggalkan arus sinyal ini, kemudian diserap oleh dialektrik ini, lalu kemudian dikembalikan lagi ke arus sinyal di dalam konduktor.

Dialektrik yang terbuat dari Teflon disukai karena kemampuannya mengembalikan elektron kembali ke dalam arus sinyal. Polyethylene dan Polystyrene juga disukai karena harganya lebih murah, dan mempunyai daya serap elektron yang lebih bagus daripada teflon.

[01:01, 25/8/2016] 🎭 t-soitd: PLUGS/JACK

Faktor terakhir, yang menyumbang 10% dari keseluruhan sound adalah Plug atau Jack. Bahan pembuat jack ini lah yang menentukan kinerja dari jack itu sendiri. Brass atau kuningan memiliki tone yang warm dan ‘bulat’.

Jack yang berlapis emas memiliki tingkat warmth yang sangat baik dan juga Midrange yang kuat. Tapi, walaupun banyak pabrik mengiklankan jack mereka berlapis emas, bahan ini bukanlah konduktor terbaik untuk aliran listrik. Kelebihan utama emas adalah bahan ini anti korosi/karat, sehingga mampu bertahan lama, dan tetap mengalirkan arus dengan baik. Itulah sebabnya, saya sendiri memilih jack yang berlapis emas, karena soundnya yang warm, dan memiliki frekuensi Midrange yang kuat, serta daya tahannya yang bagus banget. [btw, frekuensi Midrange itu adalah frekuensi utama gitar]

Kalo jack yang berlapis Nikel memiliki tone yang bright dan bagus untuk menambah ‘punch’. Namun definisi frekuensi Low nya agak kurang.

[01:07, 26/8/2016] 🎭 t-soitd: Bisa saja Anda pernah bertanya seputar Konektor terbaik baik ke toko atau yang ahli membidanginya

Terdengar seolah mereka monster ‘menakut-nakuti’ Anda dengan cerita mengemparkan suatu bencana dari cerita konser live yang gagal total alias gatot abis, serta bagaimana kabel murah bisa mengacaukan semuanya. Iya itu bisa saja broo

 

MANA SAJA KABEL FAVORIT SELAIN YANG DI JELASKAN DI ATAS ?

CANARE, GENERAL & PRIORITY


ASTEROPE


K MOGAMI



 

 


By - torasoit

HDMI Jarak Jauh Work

DVR CCTV, XVR


Menggunakan Ekstender seperti BAFO, ATEN,  TX, RX dalam jarak tempuh 60 meter hanya mampu mulus bekerja sekitar 35 – 40 meter dengan type kabel Lan / UTP Cat 5e atau Cat6 Cat 6e.

Dalam pengalaman lapangan akan sulitr memaksa display relatif stabil jika menggunakan jarak diatas 45 meter. hal ini kita buktikan sendiri dengan cara cara berbeda.

Berikut Model Extender HDMI dengan menggunakan Jalur UTP 


Tim kami bisa membantu Anda yang membutuhkan display video jarak jauh, melalui transmisi signal HDMI ke TV Monitor, menggunakan media extender, seperti gambar diatas

Adapun model extender HDMI maupun VGA : 

  • 60 meter (Mampu bekerja berjarak 32-36 meter)
  • 100 meter (Mampu bekerja berjarak 72-76 meter)
  • 300 meter (Mampu bekerja berjarak 242-252 meter)

Menggunakan Kabel UTP CAT5e, Cat6, Cat6e


: midcooline@gmail.com (+62812 6495 0027)

By - torasoit

Hebatnya cctv 5MP ?

Cctv Hebatnya cctv 5MP

Untuk mengetahui kwalitasnya tentu harus di dukung DVR yg support, seperti apa DVR yang support yakni DVR, XVR diatas 4MP atau diatas 4in1.

Maka dengan DVR, XVR 5in1 ataupun 6in1 tentu sudah mempunyai resolusi gambar diatas 1920pixel atau setara 2560pixel.

Lalu apa saja kelebihannya dalam kapisitas yang tergolong banyak memakan penyimpan ini ketimbang 4mp ke bawah?

Tentu hasilnya lebih jernih lebih akurat dari 4mp ke bawah.

Dari banyak jenis atau model cctv di antaranya adalah Analog, TVL, HD / AHD, HDTVI, IP, sedangkan Spy Cam dan wifi cam merupakan model yang berbeda.

Dari kategori 4in1 hingga 6in1 adalah video camera record yang di fasilitasi decoder & encoder seperti DVR / XVR maupun NVR.

Kamera 5Mp terbaru ini mempunyai matrial yang lebih minimalis dari pada produk sebelumnya. Kamera 5Mp hadir baru-baru ini dengan ukuran lebih kecil dari ukuran body kamera cctv sebelumnya.

Sedangkan IP pada NVR maupun pada Router Wifi menjadi pilihan terbaru menemani perkembangan kamera cctv 5mp.

Untuk konsultasi kamera tanyakan langsung pada orang berpengalaman untuk menghindari kerugian tanpa membuang-buang waktu

Kadang kala banyak produk menampilkan spesifikasi yang tidak sesuai dengan deskripsi dengan sengaja memajang produk untuk memancing para konsumen, jadi pembeli jangan mudah tergiur jika mendapati produk kamera cctv yang sengaja di tulis contoh 4Mp padahal hanya setara dengan 3Mp atau malah lebih rendah.

Ada juga produk menuliskan 30 kali zoom padahal sesungguhnya hanya mampu menzoom in dan out hanya 20 kali zoom atau malah hanya mampu pada 10 kali zoom.

Maka ada sebaiknya bertanya ke pada penjual , setelah mendapat jawaban seperti bertangung jawab pada deskripsi spek barang baru anda boleh negoisasi untuk melanjutkan pembelian atau menolak produk. Pembeli harus lebih berhati-hati dan lebih sabar untuk melakukan pembelian saat memilih barang yang sesuai.

HARDISK,

Begitu halnya dengan HDD (hraddisk) untuk memilih harddisk khusus untuk cctv.

Untuk kapisitas HDD pada DVR ada XDR 8 dan 16channel ukuran 5MP.  Sebaiknya anda menggunakan Harddisk diatas 3-Terra bite.

Untuk mampu menampung hasil rekaman kontiniu di atas 2 minggu atau bahakan 1 bulan penyimpan. Dan untuk DVR 16channel akan lebih baik menggunakan Harddisk pada DVR sekitar 4 Terra lebih.